Surga Derajad Rendah 3 (habis)

Image

Rosulullah saw bersabda, “Kemudian mereka menginginkan sesuatu tanpa diucapkan dalam kata-kata. Mereka menginginkan diabadikan apa yg telah diberikan kepada mereka. Maka ALLAH SWT berfirman, “Sesungguhnya AKU memberikan apa yang kamu inginkan, dan AKU memberikan sepuluh kali lipatnya”. Maka mereka mengangkat kepala mereka dengan bertakbir dan tidak mampu mengangkat pandangan mereka kepada Tuhan mereka, karena sangat kuatnya cahaya Tuhan mereka. Tempat itu dinamakan ruang kubah Arsy Tuhan semesta alam. Lalu ALLAH SWT berfirman kepada mereka, “Selamat datang wahai hamba-hamba-KU, tetangga-KU, para kekasih-KU, dan orang-orang pilihan-KU diantara manusia yang taat kepada-KU”. Tiba-tiba didepan Arsy ALLAH SWT ada mimbar cahaya, dibawah mimbar itu ada kursi dari cahaya, dibawah kursi ada permadani, dan dibawah permadani ada guling dan bantal. ALLAH SWT berfirman, “Duduklah kemari diatas kemuliaanmu”. Para Rosul maju  dan duduk diatas mimbar-mimbar itu, kemudian para Nabi duduk diatas kursi, lalu orang-orang shalih duduk diatas bantal-bantal tersebut. Selanjutnya diletakkan hidangan bagi mereka dari nur. Diatas tiap-tiao hidangan itu terdapat tujuh puluh macam mahkota yang dihias dengan butir-butir permata dan yaqut. ALLAH SWT berfirman kepada para malaikat, “Berilah mereka makan”. Kemudian diletakkan didepan mereka, diatas tiap-tiap hidangan itu, tujuh ribu nampan dari permata dan yaqut, dan dalam setiap nampan terdapat tujuh puluh ribu jenis makanan. ALLAH SWT berfirman, “Makanlah wahai hamba-hamba-KU”. Kemudian mereka makan dari hidangan itu. Sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Sungguh, makanan ini tidak dapat dibayangkan bila dibandingkan dengan makanan kita”. ALLAH SWT berfirman kepada para malaikat-NYA,”Berilah minum kepada para hamba-KU”. Kemudian mereka diberi minum,lalu meminumnya. Maka sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Sungguh, minuman ini tidak sebanding dengan minuman kita”. ALLAH SWT berfirman, “Kamu telah memberi mereka makan dan minum, kini berilah mereka buah-buahan”. Kemudian mereka membawa buah-buahan sehingga para ahli surga itu memakannya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Sesungguhnya buah-buahan ini tidak sebanding dengan buah-buahan kita”. ALLAH SWT berfirman, “Kamu telah memberi mereka makan,minum, dan buah-buahan. Sekarang berilah mereka pakaian dan perhiasan”. Para malaikat pun datang dengan membawa pakaian dan perhiasan, lalu mereka memakainya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Kenakanlah perhiasan ini, sungguh tidak sebanding dengan pakaian dan perhiasan kita”. Ketika mereka telah duduk diatas kursi, ALLAH SWT mengutus angin dari bawah Arsy yang bernama AL-Mutsirah menerpa mereka. Angin itu menebarkan bau wangi misik dan za’faran dan membawa kapur dari bawah Arsy yang lebih putih dari es, sehingga membuat pakaian, kepala dan leher mereka menjadi wangi dan putih. Selanjutnya hidangan mereka diangkat”.

ALLAH SWT berfirman kepada mereka, “Sekarang mintalah kepada-KU, AKU akan memberimu, dan inginkanlah sesuatu, AKU akan menambahimu”. Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami memohon ridha-MU”. ALLAH SWT berfirman, “Wahai hamba-KU, sesungguhnya AKU telah ridho kepadamu”. Kemudian mereka bersujud kepada-NYA dengan bertakbir dan bertahmid. ALLAH SWT berfirman, “Wahai hamba-hamba-KU, angkatlah kepalamu, sesungguhnya sekarang bukan waktu beramal, tetapi waktu bersenang-senang”. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka sedangkan wajah mereka penuh dengan cahaya. ALLAH SWT berfirman, “Kembalilah kamu ke tempat tinggalmu”. Lalu mereka keluar dari sisi Tuhan mereka. Mereka kembali kepada keluarganya diiringi oleh tujuh puluh ribu pembantu menuju ke gedung yang mereka inginkan. Setibanya dirumah masing-masing, istrinya akan berdiri menyambutnya dan berkata, “Wahai kekasihku, sungguh engkau telah datang dengan rupa, cahaya, pakaian, dan perhiasan yang lebih bagus daripada ketika engkau pergi meninggalkan aku”.

Beliau saw bersabda, “Kemudian seorang malaikat dari sisi ALLAH SWT mengumumkan dengan suara yang keras, “Wahai penghuni surga, demikianlah keadaanmu selamanya. Kamu akan selalu mendapatkan kesenangan-kesenangan yang baru”. Adapun malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat  mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan), “Salamun alaikum bima shabartum, maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu (Ar-Rad 23-24). Sesungguhnya Tuhan telah memberikan salam kepada mereka. Mereka menikmati makanan, minuman, pakaian, dan perhiasan yang serba mewah”.

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya disurga itu ada seratus derajad. Derajad yang diatas lebih mewah dan lebih megah dibandingkan derajad dibawahnya. Disana ada gunung dari misik putih dan za’faran kuning. Jika makan, mereka akan bersendawa mengeluarkan bau yang lebih wangi daripada misik. Jika minum, dari kulit mereka akan keluar keringat yang lebih wangi dari misik. Mereka tidak berak, tidak kencing, tidak meludah, dan tidak beringus. Mereka tidak pernah pusing dan tidak pernah sakit.

Ahli surga yang dibagian atas maupun yg dibagian bawah akan duduk untuk makan siang selama dua jam, bersenda gurau dua jam, memuji Tuhannya empat jam, dan saling berziarah dua jam. Disana ada malam, siang, dan gelap. Malamnya lebih terang dari siang. dalam sehari ada tujuh puluh bagian.Bagi penghuni surga yang paling rendah, jika seluruh manusia dan jin bertamu kepadamu, lalu dia menyediakan kursi, permadani,bantal, dan guling untuk duduk dan berbaring, kemudian dia menjamu mereka dengan berbagai hidangan makanan dan minuman lengkap dengan para pembantunya, semua itu sangat kecil bila dibandingkan dengan yang didapatkan oleh satu orang disurga”.

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya batang pohon disurga itu terdiri dari emas, perak, permata, yaqut, dan zabarrud, demikian pula ranting-rantingnya. Daunnnya sangat indah, belum pernah terlihat oleh manusia. Buahnya lebih lembut dari mentega dan lebih manis dari madu. Tinggi setiap pohon adalah lima ratus tahun perjalanan dan besarnya tujuh puluh tahun perjalanan. Kerindangan pohonnya sejauh lima ratus tahun perjalanan. Jika seseorang melayangkan pandangannya, dia dapat melihat ujung dan buah dari pohon tersebut. Disetiap pohon itu terdapat tujuh puluh ribu warna buah-buahan. Setiap warna memiliki warna yang berbeda. Jika seseorang menginginkan salah satu warna dari buah-buahan itu, maka ranting dan cabang pohon itu akan merunduk turun dari perjalanan lima ratus tahun, atau lima puluh tahun, atau kurang dari itu, sehingga ia dapat memetiknya dengan mudah sekehendak hatinya. Jika dia merasa repot memetik dengan tangannya, maka dia tinggal membuka mulutnya, lalu buah itu akan masuk ke dalam mulutnya. Jika salah satu buahnya dipetik, ALLAH akan menumbuhkan buah baru yang lebih bagus dari sebelumnya. Jika seseorang telah memenuhi keinginannya, pohon itu akan kembali naik lagi seperti sebelumnya. Diantara pohon itu ada yg tidak berbuah, tetapi menumbuhkan berbagai jenis sutera dari sutera tebal, sutera hijau, dan sutera halus. Bahkan ada juga pohon yang hanya menumbuhkan misik dan kafur. AHli surga itu dapat melihat Tuhannya setiap hari jum’at”.

Beliau saw bersabda, “Seandainya satu mahkota surga diturunkan dari langit, tentu akan mengalahkan cahaya matahari. Sesungguhnya di surga itu ada beberapa istana, disetiap istana ada empat buah sungai, yakni sungai air, sungai susu, sungai arak, dan sungai madu. Jika seseorang meminumnya, maka layaknya dari kasturi. Dia tidak meminumnya kecuali telah dicampuri dengan mata air di surga dari jahe, tasnim, atau kafur. Sesungguhnya orang-orang yang didekatkan kepada  ALLAH pasti akan dapat meminumnya. Seandainya ALLAH tidak menentukan bahwa mereka akan memperebutkan sebuah gelas diantara mereka, tentu mereka tidak akan mengangkat gelas itu dati mulut mereka”.

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya para ahli surga itu akan melewati sebuah pasar di surga. Di pasar itu tidak ada jual beli, tetapi penuh dengan segala jenis mahkota, perhiasan, sutera halus, sutera tebal, sutera hijau, serta berbagai jenis permata yaqut dan zabarjud. Dari pasar itu mereka dapat memilih dan mengambil apa saja yang dia inginkan, namun isi pasar itu tidak akan pernah berkurang. Ditempat itu juga telah siap berbagai wajah manusia yang cantik-cantik, yang tertulis di leher setiap wajahnya, ‘Barangsiapa menginginkan wajahnya seperti rupaku, maka ALLAH akan menjadikan wajahku menjadi wajahnya’. Jadi barangsiapa menginginkan salah satu wajah di tempat itu, ALLAH SWT akan langsung menjadikan wajahnya seperti wajah yang dia inginkan tersebut”.

Beliau saw bersabda, “Sesungguhnya seorang lelaki penghuni surga bersenang-senang dengan istrinya diatas satu bantal yang selama tujuh ratus tahun tidak bergeser dari tempat itu. Kemudian, istrinya yang lain memanggilnya dari gedung yang lebih indah dari sebelumnya, “Wahai kekasihku, sungguh aku telah menunggumu, sekarang giliranku”. Lelaki itu bertanya, “Siapakah kamu?”. Ia menjawab, “Aku adalah bidadari yang ALLAH SWT firmankan, “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka (yaitu bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata”” (As-Sajdah 17). Kemudian lelaki itu menghampiri dan tinggal disana, makan, minum, dan bersenang-senang dengannya kira-kira tujuh ratus tahun lamanya”.

Rosulullah saw bersabda, “Sesungguhnya burung surga itu memiliki tujuh puluh ribu sayap, setiap sayap warnanya berbeda dengan yang lainnya. Besar setiap burung adalah satu mil persegi. Jika seorang mukmin menginginkannya, burung itu akan didatangkan diatas piring, lalu diletakkan bersamanya tujuh puluh jenis makanan seperti semangka dan sebagainya. Rasanya lebih lezat dari manna, lebih lembut dari mentega, dan lebih putih dari susu. Jika seorang penghuni surga telah memakannya, burung itu akan berdiri lagi dan terbang serta tidak berkurang satu pun burung sayapnya. Burung dan binatang tunggangan mereka digembalakan dikebun surga dekat gedung-gedung mereka”

Beliau saw bersabda, “Setiap satu orang dari penghuni surga memiliki sebuah pohon yg disebut thuba. Jika salah seorang dari mereka menginginkan pakaian yang bagus, dia tinggal mendekat ke pohon tersebut. Kemudian pohon itu akan membuka kelopaknya, disetiap kelopak terdapat enam tangkai, dan disetiap tangkai ada tujuh puluh warna. Setiap pakaian akan berbeda bentuk dan warnanya. Kemudian dia tinggal mengambil pakaian mana yang disukainya, yang paling lembut dan nyaman”.

Beliau saw bersabda, “Sesungguhnya istri-istri para penghuni surga, dileher setiap mereka tertulis, “Engkau kekasihku dan aku kekasihmu. Aku tidak akan menyusahkan dan mengecewakanmu. Dihatiku tidak ada kebencian dan kebosanan kepadamu”. Jika seorang lelaki melihat leher istrinya, dia akan melihat merah hitam hatinya dibalik tulang dan dagingnya. Hatinya bagi istrinya adalah cermin, dan hati istrinya baginya juga cermin. Ia tidak dapat menggambarkannya kecuali seperti manik-manik yaqut, dan putihnya seperti putih marjan. ALLAH SWT berfirman, “Seakan-akan bidadari itu permata yaqut dan marjan” (Ar-Rahman 58)”

Beliau saw bersabda, “Sesungguhnya ahli surga itu menaiki kendaraan unta dan kuda. Lompatan kakinya sejauh mata memandang. Ia terbuat dari permata dan yaqut. Besar setiap binatang adalah tujuh puluh mil. Tali kekang unta dan kudanya terbuat dari lingkaran permata dan zabarjud”.

Beliau saw bersabda, “Di surga ada sebuah pohon, jika seorang penunggang kuda mengelilinginya dibawah rimbunannya selama tujuh ratus tahun, dia belum akan selesai mengelilinginya. Dibawah pohon itu mengalir sungai-sungai. DIatas setiap cabangnya terdapat beberapa kota yang indah. Panjang setiap kota sepuluh ribu mil. Jarak antar satu kota dengan kota yang lain sejauh belahan timur dan barat. Kemudian, mata air salsabil mengalir dari gedung-gedung itu ke kota-kota tersebut. Bahkan sehelai daunnya dapat menaungi sekelompok umat yang berjumlah besar”. (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: