Menggapai Pernikahan Penuh Barokah

Image

1. NIAT YANG BENAR DALAM MENIKAH

Rosulullah saw bersabda, “Barangsiapa yg menikahi seorang perempuan karena kemuliaannya, maka ALLAH tidak akan menambahkan untuknya kecuali kehinaan. Barangsiapa menikah karena harta, maka ALLAH tidak akan menambah untuknya kecuali kefakiran. Barangsiapa menikah karena keturunan, ALLAH tidak akan menambah untuknya kecuali kerendahan. Barangsiapa menikah karena tidak menginginkan sesuatu, kecuali untuk menundukkan pandangan, menjaga diri dari perzinahan, atau semata mahabbah (rasa cinta) kepada ALLAH (melaksanakan perintah ALLAH dan sunnah Rosul), maka ALLAH pasti memberi keberkahan kepada keduanya” (HR Thabrani)

 

2. PERNIKAHAN PENUH BERKAH

Rosulullah saw bersabda, “Barangsiapa menikahi wanita karena kehormatannya (jabatannya), maka ALLAH hanya akan menambahnya kehinaan.
Barangsiapa yang menikahi wanita karena hartanya, maka ALLAH tidak akan menambah kecuali kefakirannya.
Barangsiapa menikahi wanita karena hasab (kemuliaannya), maka ALLAH hanya akan menambahkannya kerendahan.
Dan barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena ingin menutupi (kehormatan) matanya, membentengi farjinya, dan mempererat tali silaturahmi, maka ALLAH  akan memberikan barakah-NYA kepada dia (suami) dan istrinya (dalam kehidupan keluarganya)” (HR Thabrani)

 

3. MENIKAH DG PASANGAN YG BERAKHLAK BAIK

Rosulullah saw bersabda, “Jika datang kepada kalian (hai calon mertua) orang yg kalian sukai (ketaatan) agamanya dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia (dengan putrimu). Sebab, jika kamu sekalian tidak melakukannya, akan lahir fitnah (bencana) dan akan berkembang kehancuran yang besar dimuka bumi”.
Kemudian ada yg bertanya, “Wahai Rosulullah, bagaimana jika orang (pemuda) itu mempunyai (cacat atau kekurangan-kekurangan)?”
Maka, Rosulullah saw menjawab (mengulang tiga kali), “Jika datang kepada kalian orang yg bagus agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia (dengan putrimu)” (HR Imam Tirmidzi)

 

4. CARILAH PASANGAN YANG PALING BAIK AGAMA DAN AKHLAKNYA

Agama merupakan pertimbangan yang paling utama. Karena jika wanita yg kita pilih tidak taat beragama, bias dipastikan tidak taat juga dalam menjaga harga dirinya. Selain itu, juga akan terus menerus mempengaruhi suaminya untuk berbuat jahat, sehingga jauh dari ibadah kepada ALLAH SWT. Dan ingatlah, wanita yg rusak agamanya akan sering mempermainkan harta benda suaminya atau apapun yg menjadi amanahnya. Jika demikian hidup suami senantiasa kurang tenteram. Jika suami terus berdiam diri dan tidak melarang perbuatan istri, niscaya ia akan ikut terjerumus dalam kemaksiatan bersama istrinya. Jika suami mencegah istri dan melarang kemauannya, maka akan timbul pula pertengkaran, akibatnya bias memendekkan umur suami. Sebab itulah, ROsulullah saw sangat menganjurkan supaya memilih wanita yang kuat agamanya.

Setelah memilih wanita karena agamanya, urutan kedua adalah akhlaknya. Karena wanita yang buruk akhlaknya pada umumnya buruk pula agamanya, dan wanita yang kurang dalam akhlaknya cenderung mempermasalahkan hal-hal ringan dalam kehidupan keluarga (Imam al-Ghazali)

 

5. MENJAUHI KEMISKINAN DENGAN MENIKAH

Ada seorang pemuda yang tidak memiliki isteri, hidupnya miskin dan serba kekurangan. Dia datang menemui Rosulullah saw dan mengeluhkan kemiskinannya, serta meminta bimbingan dan pengarahan dari beliau saw, “Wahai Rosulullah, apa yang harus saya lakukan sehingga dapat terbebas dari beban berat kemiskinan ini?”. Rosulullah saw bersabda, “Menikahlah”.

Si pemuda ini terperanjat dan bergumam dalam hati, “Aku tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupku sendiri, bagaimana mungkin aku harus menikah dan menanggung beban kehidupan rumah tangga?” Akan tetapi, karena dia menyakini kebenaran apa yang disampaikan oleh Rosulullah saw, dia pun segera menikah. Lambat-laun kondisi kehidupannya semakin membaik dan terbebas dari kemiskinan. (Kiat memilih pasangan, 2010)

 

6. Pernikahan Yang tidak di Barakahi ALLAH

Rosulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki itu meskipun agama dan akhlaknya buruk, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-NYA” (Kado Pernikahan Untuk Istriku, 2001)

 

7. MENIKAHLAH, JANGAN TAKUT MISKIN

Rosulullah saw bersabda, “Barang siapa yang enggan menikah lantaran takut pada kemiskinan, maka sungguh dia telah berburuk sangka kepada ALLAH swt. Sesungguhnya ALLAH swt berfirman : “Jika mereka miskin ALLAH akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan ALLAH Mahaluas (pemberian-NYA) lagi Maha Mengetahui”  (Kiat memilih pasangan, 2010)

 

8. MENIKAHLAH KARENA AGAMANYA

Rosulullah saw bersabda, “Barangsiapa menikah dengan seorang perempuan hanya karena hartanya, maka ALLAH akan membiarkannya. Barangsiapa menikah dengan seorang perempuan hanya karena kecantikannya, maka dia akan melihat padanya (perempuan itu) sesuatu yg dia benci. Barangsiapa menikah dengan seorang perempuan karena agama dan keimanannya, maka ALLAH akan mengaruniakan semua kelebihan itu kepadanya”

Tidak butuh waktu lama, kecantikan wajah dan keindahan tubuh itu akan pudar, daya tarik masa lalu pun menjadi hilang, dan satu-satunya dorongan serta tujuan  dalam pernikahan pun menjadi berkurang. Saat itulah rasa cinta menjadi lemah, rasa benci pun menjadi bangkit, dan “dia akan melihat padanya (perempuan itu) sesuatu yang dia benci”, serta pelbagai sifat dan hal-hal yang tidak menyenangkan pun menjadi tampak nyata. (Kiat Memilih Pasangan, 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: